I thought Hyundai Genesis had a chance, then comes the 2011 Jaguar XJ

I like the Genesis a lot, I think it provides great value.

I like the size, the safety equipment, the sound system, the gadgetry, and I don’t really car about the brand issue. I like it so much, as it launched, I called Hyundai Indonesia to find out when they’re going to import the car, on which the sales manager says “Huh?”; sad really, he needs to be reminded what a Genesis is.

I then called a car importer to ask about the Genesis, upon which this sales manager scoffs and says “we don’t do Hyundai’s”, ignorant fucks doesn’t understand value I say.

Continue reading

KFC aggresive up sell

imz08TdbwV41220613874I like KFC,

i think it provides a good value meal, and i assume it has some standards, if i go to unfamiliar cities and i like a safe bet, sometimes i just go with KFC.

Yet, something always bothers me a bit everytime i approach their counter,

the feeling that i’m about to meet an aggresive up-selling effort by their cashier.

Continue reading

Miskonsepsi tentang suku bunga deposito (dan tabungan)

broken money

(This feature serves as a mini update to my post on Time Deposit Interest Rate, the previous post can be found by clicking this link)

I had had strong…’prejudice’ regarding interest rates. I used to assume that interest rates from small banks is usually higher than those of larger banks, that larger banks are laggards when it comes to competing on interest rates.

Yet when I went to the website of two largest bank in Indonesia in Friday last week (July 3rd 2009), i found a surprise.

The interest rates of these 2 banks is actually as competitive or even more competitive than the bank i’m using now for my time deposit (the account statement indicates that my interest rate is 6.75%)

I was perplexed…how can this be? i thought i was having a good deal with the smaller bank…

I thought i was trading a slight amount of security with a larger amount of interest rate.

Turns out that i was wrong…i had been placing my money on the wrong basket.

Wanna see what i found out?

Continue reading

Suku Bunga Deposito Bank Di Indonesia – update December 2008

This post is an update on the same topic published at 30 October and 18 November. (Another feature on Suku Bunga Deposito has been added, click this link to see the feature)

On various dates between November 18 and December 18, i visited an additional 3 banks to inquire their Time Deposit Product, this post will elaborate the product and my experience with the bank. Other banks included in the previous post will also be included in a summarized format.

This post also includes the best place to put your money (based on my findings) for different level of fund.

Continue reading

Sudah daftar NPWP?

copy-of-apa_kata_duninpwp-a_11Rekan2,

Ingin sekadar mengingatkan, mumpung tahun 2008 belum berakhir, ada baiknya jika kita cepat2 mendaftar NPWP.

Manfaat utama bila kita mendaftar NPWP sebelum akhir 2008 adalah kita bisa mengambil bagian dalam sunset policy 2008.

Orang yang mendaftarkan NPWP setelah akhir tahun 2008, tidak bisa berpartisipasi dalam Sunset Policy. Ini berarti kemungkinan audit yang lebih besar oleh Dirjen Pajak, dan audit, itu sangat amat merepotkan bagi si subjek pajak (anda).

Nah, bagaimana cara mendaftarkan NPWP?

(disini saya cuma akan share cara daftar NPWP dulu, cara pengisian form 1720, 1720S, atau 1720SS akan dibahas di post berikutnya)

Ada 3 cara untuk mendaftarkan NPWP, yang pertama cara online, yang kedua dengan mendatangi kantor pajak secara langsung, yang ketiga adalah mendaftar secara kolektif.

1. Cara online:

Saya pribadi tidak menyarankan pendaftaran online. Di pendaftaran online, ada satu bagian form pendaftaran yang penting (status sumber penghasilan anda) yang tampaknya kurang berfungsi dengan baik. Saya agak kuatir apabila ada kesalahan pengisian di sistem online, maka subjek pajak akan sangat kesulitan untuk melakukan perbaikan. Karena form pendaftaran sudah disubmit, NPWP dalam proses pembuatan, tapi anda tidak punya saksi selain komputer apabila anda hendak melakukan perbaikan.

Mengingat keterandalan (reliability) dari sistem komputer pemerintah Indonesia, saya lebih nyaman berurusan dengan manusia untuk urusan penting seperti Pajak.

Tapi apabila anda tetap hendak melakukan registrasi online, kunjungin website Dirjen Pajak di http://www.pajak.go.id/

Begitu website terbuka penuh, di sebelah kanan layar anda akan melihat tiga icon, salah satu icon tersebut adalah icon untuk e-registration.

Untuk mendaftar, klik ikon tersebut, anda pertama-tama akan diminta untuk membuat account di website. Prosesnya sangat sederhana, lebih simple dari membuka e-mail account di yahoo.

Setelah anda mempunyai account di website, anda akan kembali ke layar untuk e-registration. Masukan user name dan password anda. Anda akan dibawa ke layar pendaftaran, dimana anda perlu mengisi formulir pendaftaran. Waktu loading website memang agak lama, harap sabar menunggu page untuk fully displayed. Setelah anda mengisi formulir pendaftaran, anda bisa mensubmit formulir e-registration anda.

Setelah submit, anda bisa mencetak bukti pendaftaran di e-registration. Bukti pendaftaran, beserta fotokopi KTP, harus  diserahkan ke kantor pajak anda (cara menemukan kantor pajak anda akan saya jelaskan dibawah), baik diserahkan lewat pos, kurir (harus dengan surat kuasa), atau datang sendiri.

Nah, karena anda akhirnya tetap perlu datang ke kantor pajak, saya lebih menyarankan metode yang kedua atau lebih baik yang ketiga

2. Mendaftar Langsung

Pertama-tama anda perlu mengetahui dimana kantor pajak anda berdasarkan domisili anda saat ini (tempat kos atau rumah anda di Jakarta)

Anda bisa mengetahui informasi ini dengan mendatangi website Dirjen Pajak (http://www.pajak.go.id/), begitu website terbuka penuh, di sebelah kiri layar, dibawah tab “Menu Utama”, anda bisa menemukan tab “Alamat Kantor Pelayanan Pajak”. masukan nama kelurahan/kecamatan tempat anda tinggal, lalu klik “Cari”. Sebuah layar baru akan muncul yang menerangkan dimana kantor pajak anda dan alamatnya.

Langkah berikutnya:
– Siapkan fotokopi KTP anda.

– Kunjungi kantor pajak anda, bawa fotokopi KTP anda. Siapkan bahan bacaan untuk menghabiskan waktu.

– Apabila anda sudah masuk ke gedung kantor pajak, tanyakan ke orang yang kelihatannya berwenang, dimana anda bisa mendaftar NPWP. (jangan tanya diluar, anda bisa2 jadi mangsa calo)

– Biasanya tempat pendaftaran akan berupa ruangan tunggu dengan deretan kasir di depan (seperti deretan teller bank). Kasir ini akan menangani hampir semua keperluan pajak anda (pendaftaran NPWP, pemasukan form pajak). Anda akan diminta mengambil nomor urut terlepas dari keperluan anda (daftar NPWP dan pemasukan form pajak nomor urutnya tidak dibeda-bedakan).

– Tunggu giliran anda, ini biasanya bagian yang terberat. Pengalaman saya dengan kantor pajak di Tanah Abang menunjukkan bahwa kasir kantor pajak umumnya cukup cekatan dalam melaksanakan tugas di meja kasir, jadi tidak perlu kuatir tidak mendapat giliran, apalagi sampai memberikan amplop ke kasir agar anda dilayani lebih cepat, jangan dibudayakan seperti itu.

– Apabila anda sudah dipanggil, nyatakan niat anda untuk mendaftar NPWP, pertama-tama, minta dulu formulir pendaftaran dan nyatakan juga bahwa anda sudah membawa fotokopi KTP.

– Isi form pendaftaran saat itu juga di meja kasir (minggir sedikit agar tidak mengganggu pelanggan berikut).

– Nah, ini penting, anda akan mengisi sebagai subjek pajak “perorangan”, bukan sebagai “badan” atau “pemungut”, harap pilihan itu yang dicentang pada baris formulir yang paling atas.

Kemudian setelah mengisi data pribadi dan alamat korespondensi, anda akan diminta mengisi status sumber penghasilan anda.
Saya sarankan anda mengisi “Karyawan tanpa pekerjaan bebas”, kecuali anda memang benar-benar memiliki pekerjaan bebas (konsultan, pengacara, dokter dengan praktek sendiri) atau memiliki usaha.

– Serahkan form pendaftaran dan fotokopi KTP anda.Tanyakan kapan NPWP anda akan selesai. Apabila kasir menjawab “1 jam lagi, bapak mau tunggu?”, saya sarankan tunggu, karena semakin lama anda biarkan NPWP yang sudah diproses dan selesai itu dikantor pajak, semakin besar kemungkinan hilang. Apabila jawabannya hanya “besok pak/bu”, anda tidak punya pilihan lain selain kembali lagi besok (buang waktu lagi buat jalan).

– Apabila anda memilih untuk menunggu, siap-siaplah menyediakan waktu 1.5-2 jam (1 jam itu teorinya saja).

– Apabila anda dipanggil kembali untuk mengambil NPWP anda, anda akan diberikan sebuah amplop yang berisi 2 benda. Kartu NPWP anda, dan Surat Pernyataan bahwa anda sudah memiliki NPWP. Jangan kehilangan 2 benda ini.
– Selamat, anda memiliki NPWP

Nah, ada cara ketiga, yang saya rasa lebih efisien dibandingkan dengan sekian ratus jemaat energy berdatangan menghabiskan waktu masing2 ke kantor pajak. Walaupun cara ini membutuhkan beberapa orang yg bersedia menyediakan waktu untuk ke kantor pajak.

3. Pendaftaran kolektif.

Kumpulkan beberapa rekan anda yang hendak mendaftar NPWP dan tinggal dalam area yg berdekatan dan karena itu dirujuk ke kantor pajak yang sama (mis: orang2 yang tinggal di tanjungduren, di daerah binus).

Kumpulkan fotokopi KTP

Minta salah satu orang untuk mengunjungi kantor pajak untuk meminta form pajak untuk setiap orang yang hendak mendaftar NPWP.

Orang yang ke kantor pajak harus membawa fotokopi KTP sebagai bukti bahwa ia memang mengambil sekian banyak form pendaftaran NPWP untuk orang lain.

Masing2 orang mengisi form pendaftaran yang sudah dibawa pulang oleh si korban (orang yang murah hati tadi).

Masing2 orang juga membuat surat kuasa yang menyatakan bahwa si korban (atau orang lain yg ditugaskan untuk membawa form yang sudah diisi kembali ke kantor pajak) memang diberi kuasa oleh anda untuk melakukan pendaftaran NPWP atas nama anda.

Form pendaftaran yang sudah diisi, surat kuasa, dan fotokopi KTP dibawa kembali ke kantor pajak. Orang murah hati ini kemudian mengantri kembali untuk memasukan pendaftaran ke kasir pajak. Form pendaftaran, surat kuasa, dan fotokopi KTP diserahkan ke kasir pajak.

Orang murah hati kemudian bisa memilih untuk menunggu (tidak disarankan apabila pendaftaran kolektif karena akan lama banget) atau kembali ke kantor pajak di hari berikutnya untuk mengambil NPWP atau meminta orang murah hati lain untuk mengambil NPWP yang sudah selesai.

Bisa dilihat bahwa proses pendaftaran kolektif jauh lebih efisien, jika ada 10 orang yang hendak mendaftar dan kebetulan dirujuk ke kantor pajak yang sama, paling banyak hanya 3 orang yang perlu pergi (ambil formulir, masukan formulir yang sudah diisi, ambil NPWP)

Suku Bunga Deposito Bank di Indonesia – 18 November 2008

rccThis post is an update on the same topic published at 30 October and has been updated by this post at December

On 12 and 18 November 2008, i visited 5 banks to inquire their TIme Deposit Product, this post will elaborate the product and my experience with the bank. Other banks included in the previous post will also be included in a summarized format.

This post also includes the best place to put your money (based on my findings) for different level of fund.

Continue reading

Putting my money where my mouth is with DBS

dbs-indo-front_aboutOn October 29 2008 i wrote about looking for the bank with the best Time Deposit rate. I found DBS to provide the best rate on the criteria mentioned in the post.

Now, in the spirit of putting my money where my mouth is, i’m opening a time deposit with DBS, let’s see if the relationship goes as sweet as their promise.

Continue reading