Belajar Bahasa Inggris Secara Mandiri – Bagian II

discuterI have talked about how to learn English independently. I think it’s time to publish the second part of the topic.I believe if a high school graduate who has not taken any English course beyond the class room had follow the steps in the first part properly, he/she should be able to actively use English in a social context and very limited professional context. (it worked for me, I think I got myself a 540 TOEFL after learning English that way, not much, but I got that number without paying any English course or TOEFL course or whatever course, saves me a lot of money)

Since this post is for those who have completed the 1st part, I will conduct this post in English.

Successful completion of the second part allowed my TOEFL to reach 640. And yes, there’s a third part, after the third part, TOEFL is not the issue, third part is about polishing your English to be as good as and even better than most natives (excluding the honorable Maureen Dowd from the New York Times and the likes of her).

Let’s begin part II
Continue reading

Belajar bahasa Inggris secara mandiri – Bagian I

(I have made the second installment of this topic, the second installment is written in English. If you have followed this first part and execute its suggested steps, you should have no difficulty reading the second part. The second part of this topic can be accessed here)

Kita tentu memahami pentingnya dan manfaat kemampuan berbahasa Inggris dengan fasih. Ada berbagai tingkatan penguasaan bahasa, dan semakin tinggi penguasaan kita akan bahasa tersebut, maka semakin banyak manfaat yang akan kita peroleh dari kemampuan berbahasa kita.

Sejauh mana kita harus menguasai suatu bahasa asing?

Menurut saya, sebaiknya kita menguasai bahasa asing sampai taraf dimana penguasaan kita setara dengan orang yang menggunakan bahasa tersebut sebagai bahasa ibunya (native speaker). Alasan utama adalah agar kita mampu memperoleh manfaat maksimal dari kemampuan berbahasa asing tersebut, kita bisa melaksanakan perkerjaan dalam bahasa tersebut, apabila kita berkomunikasi, terutama dalam konteks kerja, kita akan dilihat sebagai professional yang mempunyai kemampuan komunikasi yang baik dan kapasitas untuk menguasai bahasa asing dengan baik.

Continue reading