Being kind does not equal being stupid

Jadi orang baik yang bukan berarti menjadi orang yang “bodoh”

Pengikut Yesus pasti punya hati yang mengikuti hati Yesus, hati yang baik, lemah lembut, rendah hati. Tapi apakah menjadi orang yang baik, lemah lembut dan rendah hati berarti membuat kita menjadi orang yang kurang cerdas.

Pertanyaan ini penting ketika kita berhadapan dengan realita kerja kita sehari-hari, dimana kita dan rekan kerja kita seringkali saling membutuhkan pertolongan satu sama lain. Tentu kita ingin membantu rekan kita, sebagai rekan satu tim yang perlu saling menolong, sebagai orang Kristen yang perlu jadi garam dan terang di tempat kerja, sebagai proffesional yang ingin berprestasi semaksimal mungkin di tempat kerja.

Tapi mungkin muncul situasi-situasi dimana kita merasa bahwa “koq ada yang salah yah…”, situasi dimana mungkin kita ragu, apakah kita membantu orang atau justru dimanfaatkan orang… Kita harus menyadari bahwa tempat kerja diisi oleh orang-orang dengan berbagai macam latarbelakang, dan yang paling penting, berbagai macam hati dan niat.

Continue reading